Menjadi Apa yang Semua Orang Inginkan, itu Mustahil

06:18












Menjadi apa yang orang lain inginkan itu sangat mudah bagi kita, Jika didasari dengan keinginan yang sama dan kemampuan yang disanggupi. Keinginan satu orang, dengan orang yang lainnya tentulah tidak sama. Orang kembar sekalipun pasti tidak memiliki  keinginan yang sama. Meskipun wajah mereka mirip, tapi tidak pada kebiasaan dan keinginan mereka. Meskipun sebagian bakat mereka sama, tapi tidak menutup kemungkinan keahlian mereka berbeda. 

Apa yang diinginkan orang tua adalah keberhasilan untuk anaknya. Maka dari itu, semua orang tua pasti mengusahakan yang terbaik untuk keberhasilan dan kebahagiaan anaknya. itu yang saya rasakan. Tak peduli seberapa berat tanjakan dihadapannya pasti akan dilalui orang tua yang punya rasa tanggung jawab yang tinggi. Tidak mungkin mereka menoleh kembali, mengalihkan pandangan jika sudah berada di depan anak tangga itu. salah satunya cara adalah mencoba meniti langkah sedikit demi sedikit demi berada pada puncak sebuah dakian. dan puncak dakiaanya adalah kebahagiaan anaknya. 

Hinaan dan makian orang lain akan menjadi cambuk untuk terus berbenah diri. Asalkan tidak mencoba mengurung diri karena cemooh dan ejekan dari seseorang. Seharusnya kita berani mencari sebuah kata ajaib untuk menghibur diri disaat makian dari orang lain mencoba membuat diri kita lemah. karena yang tahu kesulitan kita hanya diri sendiri dan Allah. Maka dari itu dengan harapan untuk perlindungan adalah hanya kepada Allah.

Menurut Salim A. Fillah jawaban teragung pada caci maki dan kebusukan ; "Bahkan walau ingin membalas, aku tak kuasa. Sebab aku tak punya kata - kata keji dan nista."

Seperti pada gambar diatas, Kita tidak akan pernah terlihat sempurna dimata orang lain. karena orang lain akan terus mencari kesalahan dan kebusukan kita. Seperti setan yang terus mencari celah diantara barisan orang orang sholat yang tidak bersentuhan. 

"Whatever we do, people will always find something to say" apapun yang kita lakukan orang orang akan mencari celah untuk berkata / berkomentar. Jadi apabila anda mudah tersinggung dan tidak menyadari bahwa cacian seseorang adalah kekuatan maka anda akan berhasil disingkirkan oleh mulut mulut para penghina.

Setiap orang punya kesempatan untuk berkomentar, tapi terkadang komentar mereka malah seolah mengomentari diri mereka sendiri. Berkata tanpa ada mempertimbangkan kata yang mereka ucapkan dan kalimat yang mereka gunakan.

Semoga kita selalu menjadi orang yang bisa menjaga lisan kita dalam berkomentar. Jangan sampai turut berkomentar kepada masalah yang tidak kita pahami sebelumnya.

Kita tidak bisa memuaskan hati semua orang, makanya kita dituntut untuk sabar. Sabar dalam meniti ilmu, sabar dalam bergaul dan juga sabar dalam menghadapi orang lain. Karena tidak semua orang suka dengan pakaian yang kita kenakan, kata kata yang kita ucapkan dan tindakan yang kita lakukan. Maka mustahil untuk menyatukan keinginan mereka, karena Allah telah menyediakan kadar masing masing manusia.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Like this ya